UINSAIZU.AC.ID- UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto memperkenalkan Sistem Informasi Beasiswa Prestasi Mahasiswa (SIBERPRIMA) dalam acara sosialisasi di Ruang Rapat Eks Sidang Senat, Rektorat Lantai 2, Rabu (13/8/2025).
Kegiatan ini diinisiasi oleh Bagian Akademik Kemahasiswaan dan dihadiri Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Prof. Sunhaji, serta Plt. Kabiro AUPK, Nurkhikmah.
Dalam sambutannya, Prof. Sunhaji mengungkapkan rasa bangga atas capaian mahasiswa UIN Saizu di berbagai ajang lomba.
“Alhamdulillah, kita mendapatkan banyak kejuaraan tahun ini, baik tingkat internasional maupun nasional. Ini kebanggaan bagi saya. Prestasi itu lahir dari ketulusan, doa, dan restu orang tua kalian semua,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tugas Wakil Rektor III bukan hanya membina mahasiswa secara akademik, tetapi juga mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja.
“Tugas WR III cukup berat. Pertama, memupuk dan mengembangkan potensi mahasiswa, baik akademik maupun non-akademik. Kedua, menyiapkan lapangan kerja bagi mereka,” terangnya.
Sesi inti dipandu oleh Kasubag Akademik, Fauziyah, yang memaparkan cara kerja SIBERPRIMA platform berbasis website untuk mempermudah pengajuan beasiswa prestasi, mulai dari mahasiswa yang juara lomba hingga wisudawan terbaik yang melanjutkan studi S2.
Sistem ini memungkinkan mahasiswa mengunggah dokumen persyaratan, memantau status validasi, hingga melihat informasi pencairan dana secara real-time.
“SIBERPRIMA ini memfasilitasi pengajuan secara online. Mahasiswa cukup memasukkan NIM, memilih jenis beasiswa, menulis nama lomba, tingkat kejuaraan, lalu mengunggah dokumen seperti sertifikat, surat tugas, hingga brosur lomba,” jelasnya.
Menurut Fauziyah, keunggulan SIBERPRIMA adalah transparansi status pengajuan. “Dengan SIBERPRIMA, mahasiswa tidak perlu lagi menunggu lama konfirmasi lewat WhatsApp. Semua proses, mulai dari pengajuan, validasi, hingga pencairan, bisa dilihat langsung di sistem,” jelas Fauziyah.
Selain beasiswa prestasi lomba, SIBERPRIMA juga mengakomodasi beasiswa studi lanjut bagi wisudawan terbaik fakultas. Melalui sistem ini, universitas dapat memantau kelanjutan studi penerima beasiswa S2 secara berkala, termasuk kewajiban melaporkan IPK, KRS, KHS, dan bukti pembayaran UKT setiap semester.
“Selama ini, penerima beasiswa S2 mendapatkan dana utuh di awal, tapi tidak semua melanjutkan studi hingga tuntas. Lewat SIBERPRIMA, setiap semester mereka wajib melaporkan KRS, KHS, dan bukti pembayaran UKT, sehingga kami bisa memantau perkembangan studinya,” tambah Fauziyah.
Dengan sistem ini, proses validasi dan pencairan diharapkan bisa selesai dalam satu bulan. “Kalau ada tiga pengajuan, kita proses dan cairkan bulan itu juga. Tidak perlu menunggu lama seperti sistem manual,” tutupnya.
Penerapan SIBERPRIMA diharapkan meningkatkan transparansi dan efektivitas layanan beasiswa, sekaligus menjadi bentuk komitmen UIN Saizu dalam mendukung prestasi mahasiswa.
Dengan pemantauan terintegrasi, universitas dapat memastikan bahwa dana beasiswa tersalurkan tepat sasaran kepada mahasiswa yang benar-benar berprestasi dan aktif melanjutkan studinya.
Acara sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab antara mahasiswa dan pihak akademik. (AR)
UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul !!!
#UINSaizu #PrestasiMahasiswa #Beasiswa #DigitalisasiLayanan #Siberprima

