29 Jun 2026, Mon

Exit Meeting Monev Keterserapan Lulusan: BPKP Jateng Apresiasi UIN Saizu Purwokerto

UINSAIZU.AC.ID – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah menggelar Exit Meeting Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterserapan Lulusan Perguruan Tinggi di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Kamis (21/8/2025).

Kegiatan ini diikuti perwakilan BPKP Jateng, Wakil Rektor I Prof. Suwito, Wakil Rektor II Prof. Sulkhan Chakim, Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI), Kepala UPT, Dekan Fakultas, serta tim kerja terkait.

Hadir tiga perwakilan BPKP Jateng, yakni Bambang Trisnadi, Eka Permadi Reza Bachtiar, dan Muji Asyari. Dalam sambutannya, Bambang Trisnadi menjelaskan pola pikir BPKP dalam evaluasi dimulai dengan persepsi negatif, kemudian dibuktikan melalui wawancara dan pengolahan data.

“Kami melakukan wawancara dengan UPT Pengembangan Karir, perwakilan fakultas, prodi, hingga sampel lulusan, terutama Prodi Tadris Bahasa Inggris dan Hukum Tata Negara,” ujarnya.

Bambang menambahkan, hasil temuan menunjukkan data lapangan justru lebih positif dibanding perkiraan awal. “Secara umum, lulusan UIN Saizu sudah bekerja, meskipun pelaksanaan tracer study masih perlu ditingkatkan. Hasil ini masih berupa notisi sementara, laporan resmi akan kami susun kemudian,” tegasnya.

Sementara itu, pemaparan notisi disampaikan Eka Permadi Reza Bachtiar. Ia menyebut, UIN Saizu telah menerapkan tracer study berbasis aplikasi “Sevima Karirlink” sejak 2023.

Dari 45 responden lulusan, hanya satu orang yang tercatat masih menganggur, sedangkan lainnya sudah bekerja. “Hasil tracer study ini telah dimanfaatkan untuk akreditasi perguruan tinggi, penyusunan kurikulum, hingga evaluasi prodi,” jelasnya.

Lebih lanjut, UIN Saizu yang berstatus Badan Layanan Umum (BLU) sejak 2023 dinilai mengalami peningkatan signifikan.

Hal itu ditunjukkan dengan capaian akreditasi Unggul tahun 2024, indeks kepuasan masyarakat sebesar 79,7 (kategori sangat baik), penguatan prodi berbasis STEM, serta program Prima Magang dan portal lowongan kerja yang memfasilitasi alumni.

Meski demikian, masih ada beberapa catatan perbaikan, seperti rasio dosen-mahasiswa, keterbatasan ruang praktik, keamanan siber, dan keselarasan Renstra dengan kebijakan nasional.

Wakil Rektor II, Prof. Sulkhan Chakim, menegaskan komitmen kampus untuk terus memperluas kerja sama dengan dunia industri. “Kami mengoptimalkan kerja sama dengan perusahaan agar mahasiswa dapat lebih mudah magang dan bekerja,” katanya.

Senada, Wakil Rektor I Prof. Suwito menyebut bahwa masukan BPKP menjadi bahan penting untuk peningkatan mutu kampus. Ia bahkan mengaitkannya dengan tradisi keilmuan Islam.

“Dalam ilmu hadis ada al-jarh wa at-ta‘dil, yaitu menilai kelemahan seorang perawi terlebih dahulu sebelum menilai kebaikannya. Prinsip serupa juga dilakukan BPKP, dan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan mutu UIN Saizu,” ungkapnya.

Exit Meeting ini merupakan bagian dari agenda pengawasan prioritas (APP) nasional BPKP yang dilaksanakan di 34 provinsi. Hasil temuan dari seluruh perguruan tinggi akan dikompilasi, lalu menjadi dasar penyusunan kebijakan nasional terkait peningkatan keterserapan lulusan. (AR)

UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul !!!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #Monev #Alumni #BPKP #Tracerstudy

https://uinsaizu.ac.id/exit-meeting-monev-keterserapan-lulusan-bpkp-jateng-apresiasi-uin-saizu-purwokerto-2033

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *